Resensi Buku : The Book of Ikigai - Make Life Worth Living

by - August 30, 2019



Judul buku : The Book of Ikigai - Make Life Worth Living
Penulis : Ken Mogi, PhD
Penerbit : Noura
Penerjemah : Nuraini Mastura
Tebal buku : 190 halaman

Jepang dengan segala keunikan dan prestasinya selalu berhasil membuat saya terpukau. Tak hanya unggul di berbagai teknologi dan industri, budaya dan alam pun juga sangat unggul. Belum lagi berbagai cita rasa makanan dan segala keunikan seni, kerajinan tangannya dan sejarahnya seolah melengkapi keunggulan negara Jepang.

Namun buku “The Book of Ikigai - Make Life Worth Living” karangan Ken Mogi ini mampu menyibak latar belakang segala keunikan Jepang, yaitu mengenai kehidupan orang Jepang itu sendiri. Ikigai adalah istilah Jepang untuk menjelaskan kesenangan dan makna kehidupan, secara harfiah berasal dari kata “iki” yang artinya untuk hidup dan “gai” yang artinya alasan. 

Semua cerita tokoh yang dipaparkan oleh Ken Mogi dalam buku ini sangat menarik dengan bahasa terjemahan yang sederhana. Salah satunya cerita dari pemilik restoran sushi ternama dan terkemuka di dunia, yaitu restoran Sukibayashi Jiro. Restoran ini juga dipilih sebagai tempat makan malam penyambutan kedatangan Presiden Barack Obama (sewaktu masih menjabat) dan mendapat pujian langsung dari Presiden Obama bahwa itu adalah sushi terlezat yang pernah beliau santap.

Siapa dibalik Restoran Sukibayashi Jiro, ia adalah Jiro Ono. Jiro Ono mempunyai prosedur istimewa dalam membuat sushi, barangkali kehebatannya berkat bakat, tekad, kegigihan dan kerja keras selama bertahun-tahun. Selain itu yang perlu diketahui, Ono mempunyai ikigai yang sangat kuat. 

Ken Mogi menjelaskan, bahwa Ikigai bisa luas sekali. Seperti Ono, barangkali pujian Presiden Obama atau bahkan senyum kepuasan para pelanggannya bisa menjadi sumber ikigainya. Atau malah hawa sejuk yang menyegarkan yang ia rasakan saat bangun dan bersiap ke Pasar Ikan Tsukiji atau bakan dari secangkir kopi yang ia minum untuk mengawali hari justru menjadi ikigainya. 

Ken Mogi juga memaparkan bahwa ikigai mempunyai lima pilar. Masing - masing pilar dijelaskan dalam bab tersendiri. Saya juga suka dengan layout buku ini, setiap beberapa halaman akan terselip lembar kertas berwarna fuschia yang hanya berisi quote yang relevan dengan bab tersebut sehingga pembaca tidak merasa bosan. Hal ini juga sangat menguntungkan bagi para pembaca yang sudah selesai membaca buku dan ingin me-recall isi buku dengan membaca quote-nya.

Apakah anda penasaran dengan cerita tokoh ikigai lain? Atau penasaran lima pilar yang dimasud apa saja? Atau anda ingin menemukan ikigai anda sendiri? Buku ini sangat cocok dibaca untuk semua kalangan.

“Tidak ada formula mutlak bagi kebahagiaan - setiap kondisi unik dalam hidup bisa menghadirkan pondasi bagi kebahagiaan, dengan cara uniknya sendiri” - Ken Mogi

Iqiq Febrilian / Rumbel Literasi IP Tangkot





You May Also Like

0 comments