Resensi Buku : Ceria Ramadhan di 5 Benua - 24 Negara

by - August 26, 2019



Judul : Ceria Ramadhan di 5 Benia -25 Negara
Pengarang : Wulan Mulya Pratiwi, Eva Refnita, Dian Abbas, dkk
Penerbit :Ziyad Visi Media

Ramadhan adalah bulan yang dinanti oleh seluruh umat Muslim dunia, tak terkecuali Indonesia. Pada bulan Ramadhan semua umat Islam menjalankan ibadah puasa. Perbedaan geografis antar negara dan benua menjiadikan ibadah puasa masing-masing wilayah memiliki tantangannya tersendiri. Di tambah tradisi unik beberapa negara muslim, terkait datangnya bulan Ramadhan.

Penulis menuturkan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami anak. Penulis mengambil tradisi tanah Minang untuk mewakili Indonesia. Salah satunya adalah tradisi Balimau. Apakah tradisi Balimau? Balimau adalah salah satu tradisi adat Minang, yaitu membersihkan diri dengan campuran bunga melati, mawar, kamboja, dan jeruk nipis. Tujuannya agar bersih du Bulan Ramadhan

Buku ini tidak sekadar menceritakan kisah anak dalam menghadapi Ramadhan di negara tertentu, melainkan ada pula kolom wawasan yang memuat, macam tradisi unik, iklim, lamanya waktu puasa, hingga tips sukses Ramadhan di negara yang bersangkutan. 

Kisah unik lainnya datang dari Amerika Serikat tepatnya, New Orleans. Dimana tak ada tradisi membangunkan sahur, suara adzan, hingga libur Idul Fitri. Namun demikian suasana Ramadhan tetap bisa hidup di sana.

Tradisi unik lainnya di saat Ramadhan di Turki adalah adanya pendaftaran Ramazan Davulcusu, yaitu seseorang yang bertugas untuk keliling kampung membangunkan orang orang yang mau bangun sahur, ini ada persyaratan dan dapat gaji dari belediye dan juga berhak untuj diberi uang oleh orang orang yang dibangunkannya.

Membaca buku ini akan membuat kita seolah turut hadir merasakan warna-warni Ramadhan di negara bersangkutan. Lamanya puasa, tantangan cuaca selama Ramadhan, rindu masakan tanah air akan menjadi tantangan tersendiri. 

Temui kisah-kisah menarik di 5 benua -22 negara lainnya. Buku anak Islami yang bagus dan bisa menambah wawasan. Ceritanya terasa lebih hidup karena berdasarkan pengamatan langsung para penulisnya, selain itu buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik untuk anak-anak.

Yunita / Rumbel Literasi IP Tangkot



You May Also Like

0 comments